BelajarMengenai Gerak Lurus. Muhammad Endi 07.52 IPA Fisika , Kelas VIII , SMP/MTs. Menurut wikipedia gerak lurus adalah Gerak lurus adalah gerak suatu obyek yang lintasannya berupa garis lurus. Jenis gerak ini disebut juga sebagai suatu translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang besarnya sama. Pernyataanyang mempengaruhi kecepatan gerak melingkar beraturan adalah. A. (1) dan (2) B. (1) dan (3) C. (2) dan (4) D. (1) dan (4) Jawaban : C. Pembahasan : Kecepatan benda yang mengalami gerak melingkar beraturan tergantung pada periode dan jari-jari lintsannya. 15. Diketahui 4 roda disusun seperti gambar : Berdasarkangrafik tersebut, bisa dipahami konsep percepatan tetap pada gerak lurus dipercepat beraturan. B. DASAR TEORI. Gerak lurus adalah gerak yang mempunyai lintasan lurus. Sebenarnya tidak ada benda yang bergerak dengan lintasan yang betul-betul lurus. Sebenarnya semua gerak yang terjadi di permukaan bumi merupakan gerak lengkung. Hal GerakJatuh Bebas : Pengertian, Ciri, Besaran Fisika, Rumus Dan Contoh Soalnya. Gerak Jatuh Bebas (GJB) ialah salah satu bentuk gerak lurus dalam kelompok Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dimana pergerakan benda hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan gaya gesek dengan udara. Gerak jatuh bebas merupakan gerakan yang terjadi tanpa adanya . Jakarta - Benda disebut melakukan gerak jika kedudukannya berubah dari suatu titik acuan, demikian dikatakan pada buku Bahas Tuntas 1001 Soal Fisika SMP Kelas VII, VIII, dan IX tulisan Arif Alfatah dan Muji Lestari. Pada materi fisika, gerak terbagi menjadi tiga, yaitu gerak relatif, gerak semu, dan gerak gerak relatif adalah seorang siswa yang diantar kakaknya naik sepeda ke sekolah. Siswa tersebut dikatakan bergerak apabila titik acuannya sekolah. Namun, jika titik acuannya sepeda, maka siswa tersebut dikatakan gerak semu adalah gerak pada benda yang diam, tapi seakan bergerak. Misalnya, saat kita naik mobil, pohon-pohon yang terlewati sepanjang jalan terkesan bergerak ke arah gerak lurus adalah gerak suatu benda yang lintasannya lurus. Gerak lurus ini terbagi menjadi dua, yakni gerak lurus beraturan GLB dan gerak lurus berubah beraturan GLBB.Gerak Lurus Beraturan1. Gerak lurus beraturan adalah gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus dan punya kelajuan tetap, artinya kecepatan tetap atau percepatannya Suatu benda yang melakukan GLB, saat diselidiki dengan ticker timer akan menunjukkan, pada selang waktu sama akan menempuh jarak yang Lurus Berubah Beraturan GLBBGerak lurus berubah beraturan GLBB adalah gerak benda yang menempuh garis lurus dengan kecepatan yang berubah, tapi percepatannya tetap. Ada dua jenis GLBB, yaitu dipercepat dan lebih memahami, simak beberapa contoh soalnya berdasarkan buku Bahas Tuntas 1001 Soal Fisika SMP Kelas VII, VIII, dan IX dan Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat Annis berangkat sekolah dengan naik sepeda. Pernyataan berikut ini yang benar adalah..a. Annis bergerak terhadap sepedab. Annis diam terhadap sekolahc. Sepeda bergerak terhadap Annisd. Annis bergerak terhadap sekolahPembahasanPernyataan yang benar adalah1. Kedudukan Annis terhadap sepeda adalah Annis bergerak terhadap sekolah, karena kedudukan Annis terhadap sekolah berubah semakin d2. Sebuah benda bergerak dari titik A ke D dengan lintasan berbentuk persegi panjang. Jika AB = CD = 150m dan AD = BC = 100m serta waktu yang dibutuhkan 200s, maka kelajuan dan kecepatan benda berturut-turut adalah..a. 0,5m/s dan 0,5m/sb. 1m/s dan 0,5m/sc. 1m/s dan 2m/sd. 2m/s dan 0,5m/se. 2m/s dan 3m/sPembahasanContoh & pembahasan soal gerak lurus beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat Nainggolan3. Adi berlari dengan kecepatan tetap 2m/s. Dari tempat yang sama, lima menit selanjutnya Kusno berlari menyusul Adi dengan kecepatan tetap 6m/s. Berapa waktu yang dibutuhkan Kusno menyusul Adi?a. 1 menitb. 2,5 menitc. 4 menitd. 5,5 menite. 7 menitPembahasanContoh & Pembahasan soal gerak lurus beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat Nainggolan4. Grafik berikut adalah hubungan kecepatan v dan waktu t dari mobil yang melakukan GLBB. Jarak tempuh mobil tersebut adalah..Contoh dan pembahasan soal gerak lurus berubah beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat Nainggolana. 25mb. 36mc. 45md. 52me. 61mPembahasanContoh dan pembahasan soal gerak lurus berubah beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat NainggolanContoh dan pembahasan soal gerak lurus berubah beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat Nainggolan5. Seseorang melakukan perjalanan dengan mobil dari kota A ke B sebagaimana grafik di bawah ini. Sumbu y dan sumbu x adalah komponen waktu. Jarak yang ditempuh mobil tersebut dari menit ke-30 sampai ke-120 adalah..a. 10kmb. 15kmc. 20kmd. 30kme. 40kmPembahasanContoh dan pembahasan soal gerak lurus berubah beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat NainggolanContoh dan pembahasan soal gerak lurus berubah beraturan Foto Screenshot Buku Latihan Soal-soal Fisika SMA Kelas 1, 2, dan 3 oleh Sahat NainggolanItulah konsep GLB dan GLBB yang perlu kalian pahami. Jangan lupa pelajari contoh soal gerak lurusnya ya, detikers! Simak Video "Tanah Gerak di Trenggalek, Satu Rumah Rusak Parah" [GambasVideo 20detik] nah/kri Halo adik-adik, kali ini kakak akan menjelaskan satu lagi rumus penting dalam gerak, yaitu rumus kecepatan. Eh iya, udah dibaca belum materi fisika sebelumnya mengenai rumus percepatan? Penting untuk kalian ketahui, bahwa kedua rumus tersebut saling berkaitan, dan sama-sama dipakai dalam perhitungan. Setiap benda yang bergerak pasti memiliki kecepatan. Dengan kecepatan itulah, benda bisa berpindah dari satu posisi ke posisi berikutnya. Ada benda yang kecepatannya konstan tetap dan adapula benda yang kecepatannya berubah. Kecepatan konstan terjadi pada benda yang bergerak lurus beraturan GLB. Sedangkan, kecepatan berubah terjadi pada benda yang bergerak lurus berubah beraturan GLBB. Rumus kecepatan pada kedua jenis gerak tersebut bentuknya berbeda. Kakak akan menjelaskannya keduanya untuk kalian. Baiklah, kita mulai saja materinya... Pengertian Kecepatan Velocity Apa sih kecepatan itu? Disadari atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari kita sangat akrab dengan kecepatan. Misalnya, ketika kalian berangkat dari rumah ke sekolah, kalian menggunakan kecepatan untuk berjalan atau berkendara. Kecepatan itulah yang membuat kalian berpindah posisi dari rumah ke sekolah. Selama proses perpindahan tersebut, kalian menyusuri jalan yang menghubungkan rumah dan sekolah dengan jarak dan waktu tertentu. Tentu saja, kalian akan lebih cepat tiba ke sekolah ketika berkendara daripada hanya dengan berjalan kaki. Mengapa seperti itu? Yah, karena dengan berkendara, proses perpindahan kalian dari rumah ke sekolah terjadi dalam waktu yang lebih singkat daripada saat berjalan kaki. Gimana adik-adik? Dari ilustrasi di atas, udah dapat gambaran mengenai apa itu kecepatan? Yah benar, jadi Kecepatan velocity adalah perpindahan yang dilakukan objek per satuan waktu1. Berdasarkan definisi di atas, maka objek atau benda yang mengalami perpindahan atau perubahan posisi tiap satuan waktu berarti memiliki kecepatan. Kecepatannya bisa tetap dan bisa juga berubah. Dalam fisika, kecepatan disimbolkan dengan v, dengan satuan SI meter per sekon m/s. Jangan terkecoh dengan simbol volume yah. Volume menggunakan simbol V huruf kapital, sedangkan kecepatan v huruf kecil. Kecepatan merupakan besaran turunan karenan tersusun dari beberapa besaran pokok. Selain itu, kecepatan juga termasuk ke dalam besaran vektor sehingga untuk menyatakannya harus dengan angka dan arah. Perbedaan Kecepatan dan Kelajuan Selain kecepatan, terdapat satu lagi besaran fisika yang simbol, definisi, dan satuannya hampir mirip dengan kecepatan, besaran itu bernama kelajuan. Jika kecepatan di definisikan sebagai perpindahan per satuan waktu, maka kelajuan definisinya adalah jarak per satuan waktu. Coba perhatikan, apa yang membuat keduanya berbeda? Yah benar, perpindahan dan jarak. Kecepatan menggunakan besaran perpindahan s, sedangkan kelajuan menggunakan besaran jarak s. Sekilas, simbolnya sama, tetapi sesungguhnya hakikat keduanya berbeda. Simbol perpindahan dicetak tebal s, menandakan bahwa perpindahan adalah besaran vektor. Sedangkan, simbol jarak tidak dicetak tebal s, menandakan bahwa jarak adalah besaran skalar. Persamaan di antara keduanya adalah sama-sama bersatuan meter m. Sebuah objek atau benda bisa saja memiliki nilai kecepatan dan kelajuan yang berbeda. Kakak akan menunjukkannya pada bagian contoh soal di bawah. Rumus Umum Kecepatan dan Kelajuan Secara umum, rumus kecepatan dituliskan dengan persamaan v = s/t Keterangan v = kecepatan m/s s = perpindahan m t = waktu s Catatan Beberapa referensi menggunakan simbol x, untuk menyatakan perpindahan. Keduanya sama. Satuan kecepatan yang juga sering digunakan adalah km/jam. Tergantung soal. Sedangkan, rumus kelajuan dituliskan dengan persamaan v = s/t Keterangan v = kelajuan m/s s = jarak m t = waktu s Rumus di atas bisa dimodifikasi lebih lanjut sesuai dengan besaran apa yang akan dicari, apakah kecepatan/kelajuan, perpindahan/jarak, atau waktu. Bentuknya seperti dalam tabel berikut ini Besaran Rumus Kecepatan/Kelajuan v = s/t Perpindahan/jarak s = v x t Waktu t = s/v Jenis-Jenis Kecepatan Sama halnya dengan percepatan, kecepatan juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat. 1. Kecepatan Rata-rata Average Velocity Kecepatan rata-rata average velocity adalah besarnya perpindahan sebuah benda dalam selang waktu tertentu. Kecepatan rata-rata juga merupakan besaran vektor. Rumus Kecepatan Rata-rata Secara matematis, rumus kecepatan rata-rata dituliskan dengan persamaan vrata = Δs/Δt = s2 - s1/t2 - t1 Keterangan vrata = kecepatan rata-rata m/s Δs = perpindahan m Δt = selang waktu s s2 = posisi 2 m s1 = posisi 1 m t2 = waktu 2 s t1 = waktu 1 s 2. Kecepatan Sesaat Instantaneous Velocity Kecepatan sesaat instantaneous velocity adalah kecepatan rata-rata untuk selang waktu yang sangat pendek mendekati nol. Kecepatan sesaat juga merupakan besaran vektor. Rumus Kecepatan Sesaat Secara matematis, rumus kecepatan sesaat dituliskan dengan persamaan Keterangan v = kecepatan sesaat m/s Δs = perpindahan m Δt = selang waktu s Rumus Kecepatan GLBB Rumus yang diuraikan di atas adalah rumus umum untuk gerak dengan kecepatan konstan tetap atau Gerak Lurus Beraturan GLB. Untuk Gerak Lurus Berubah Beraturan, maka rumus kecepatannya juga berbeda. GLBB adalah gerak dengan kecepatan berubah secara beraturan tiap satuan waktu. Oleh karena itu, rumus di atas harus dikembangkan dengan memasukkan besaran lain yang menyebabkan terjadinya perubahan kecepatan. Kalian ingat tidak besaran apa itu? Yah benar, percepatan a. Baca materinya di sini Rumus Percepatan. Secara matematis, rumus kecepatan pada GLBB ditulis dengan persamaan vt = v0 + Keterangan vt = kecepatan akhir m/s v0 = kecepatan awal m/s a = percepatan m/s2 Δt = selang waktu s Cara Menggunakan Rumus Kecepatan Sebenarnya, tidak sulit untuk menerapkan rumus kecepatan ini ke dalam perhitungan. Kalian hanya perlu memasukkan nilai-nilai sesuai dengan simbol yang tertera pada rumus. Setelah itu, maka operasi perhitungan kecepatan bisa langsung dilakukan. Jadi, langkah-langkah yang harus kalian lakukan untuk menggunakan rumus kecepatan adalah sebagai berikut 1. Identifikasi Besaran Perpindahan Pada rumus kecepatan rata-rata v, terdapat simbol perubahan posisi Δs. Ingat, jika terdapat simbol delta Δ, maka itu artinya terdapat dua besaran yang saling diperkurangkan, dalam hal ini Δs berarti s2 - s1. Oleh karena itu, ada dua nilai perpindahan yang harus kalian cari, yaitu posisi 1 s1 dan posisi 2 s2. Di dalam rumus, nilai posisi 2 akan diperkurangkan dengan nilai posisi 1. 2. Identifikasi Besaran Waktu Langkah selanjutnya adalah kalian harus menemukan besaran selang waktu Δt. Sama dengan penjelasan di atas, ada 2 nilai besaran waktu yang harus kalian cari, yaitu waktu 1 t1 dan waktu 2 t2. Di dalam rumus percepatan, nilai waktu 2 t2 akan diperkurangkan dengan nilai waktu 1 t1. 3. Membagi Perpindahan dengan Selang Waktu Bentuk rumus kecepatan adalah operasi pembagian, di mana nilai dari perpindahan akan dibagi dengan nilai dari selang waktu. Hasil pembagian itulah yang menjadi nilai akhir kecepatan v. Contoh Soal Kecepatan Nah, sekarang kita akan praktikkan langkah-langkah di atas ke dalam contoh soal kecepatan berikut ini Contoh Soal 1 Pak Budi naik mobil dari Yogya ke Malang yang berjarak 150 km dalam waktu 2 jam. Berapakah kecepatan rata-rata mobil Pak Budi? Jawaban Diketahui s = 150 km t = 2 jam Ditanyakan v....? Penyelesaian v = s/t = 150/2 = 75 km/jam ke Malang Contoh Soal 2 Seorang siswa berjalan dengan lintasan ABC, seperti gambar. Selang waktu dari A ke C 10 sekon. Tentukan kelajuan dan kecepatan siswa tersebut? Jawaban Diketahui s = 7 m jarak s = 5 m perpindahan t = 10 s Ditanyakan v....? v....? Penyelesaian Besar Kelajuan v = s/t = 7/10 = 0,7 m/s Besar Kecepatan v = s/t = 5/10 = 0,5 m/s ke titik C Ini bukti bahwa nilai kelajuan kelajuan dan kecepatan bisa berbeda pada objek yang sama Contoh Soal 3 Gambar berikut menyatakan hubungan antara jarak s terhadap waktu t dari benda yang bergerak. Bila s dalam m dan t dalam sekon. Tentukan kecepatan rata-rata benda! Jawaban Dari gambar, diketahui Δs = 10 m Δt = 6 s Ditanyakan vrata.....? Penyelesaian vrata = Δs/Δt = 10/6 = 1,67 m/s Contoh Soal 4 Sebuah pesawat jet supersonik bergerak lurus beraturan. Dalam waktu 0,2 sekon pesawat tersebut dapat menempuh jarak 50 meter. Kecepatan pesawat supersonik tersebut saat diamati adalah... Jawaban Diketahui ds = 50 m dt = 0,2 s Ditanyakan v.....? Penyelesaian v = ds/dt = 50/0,2 = 250 m/s Contoh Soal 5 Sebuah benda bergerak sepanjang garis lurus. Kedudukan benda dinyatakan dengan persamaan s = t2 + t - 5. Jika s dalam meter dan t dalam sekon, tentukan a. Besar kecepatan rata-rata dari t = 1 s sampai t = 3 s b. Besar kecepatan sesaat pada t = 1 s Jawaban a. Besar kecepatan rata-rata s1t = 1 s = 12 + 1 - 5 = -3 m s2t = 3 s = 32 + 3 - 5 = 7 m vrata = Δs/Δt = s2 - s1/t2 - t1 = 7 - -3/3 - 1 = 5 m/s b. Besar Kecepatan sesaat benda Kecepatan sesaat ditentukan dengan cara menghitung kecepatan rata-rata pada selang waktu yang semakin mendekati 0, yaitu dt = 0,1 s; dt = 0,01 s; dt = 0,001 s. Pada selang waktu 0,1 s Δt = 0,1 s s1t = 1 s = 12 + 1 - 5 = -3 m s2t = 1,1 s = 1,12 + 1,1 - 5 = -2,69 m vrata = Δs/Δt = s2 - s1/t2 - t1 = -2,69 - -3/1,1 - 1 = 3,1 m/s Pada selang waktu 0,01 s Δt = 0,01 s s1t = 1 s = 12 + 1 - 5 = -3 m s2t = 1,01 s = 1,012 + 1,1 - 5 = -2,9699 m vrata = Δs/Δt = s2 - s1/t2 - t1 = -2,9699 - -3/1,01 - 1 = 3,01 m/s Pada selang waktu 0,001 s Δt = 0,001 s s1t = 1 s = 12 + 1 - 5 = -3 m s2t = 1,001 s = 1,0012 + 1,1 - 5 = -2,996999 m vrata = Δs/Δt = s2 - s1/t2 - t1 = -2,996999 - -3/1,001 - 1 = 3,001 m/s Mari kita kumpulkan seluruh hasil di atas ke dalam bentuk tabel Δt s v m/s 0,1 3,1 m/s 0,01 3,01 m/s 0,001 3,001 m/s Seluruh hasil di atas memperlihatkan bahwa untuk Δt yang semakin kecil, yaitu mendekati nol, kecepatan rata-ratanya semakin mendekati 3 m/s. Sehingga, kita dapat menyatakan bahwa kecepatan sesaat pada t = 1 s adalah 3 m/s. Gimana adik-adik, udah paham kan materi rumus kecepatan di atas? Kalian juga pasti bisa kok menggunakannya. Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat. Referensi Daton, Goris Seran dkk. 2007. Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta Grasindo. PertanyaanGerak dipercepat beraturan terjadi pada .... buah kelapa yang jatuh dari pohon kendaraan menyusul kendaraan lainnya kapal laut yang meluncur di laut kereta api yang meluncur di rel JKJ. KhairinaMaster TeacherMahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan IndonesiaJawabanjawaban yang benar adalah yang benar adalah Lurus Berubah Beraturan GLBB merupakan gerak lurus suatu benda yang kecepatannya berubah karena adanya percepatan tetap. Gerak jatuh nya buah kelapa dari pohon adalah contoh gerakdipercepat beraturan. Gerak ini memiliki percepatan konstan sebesar percepatan gravitasi. Jadi, jawaban yang benar adalah Lurus Berubah Beraturan GLBB merupakan gerak lurus suatu benda yang kecepatannya berubah karena adanya percepatan tetap. Gerak jatuh nya buah kelapa dari pohon adalah contoh gerak dipercepat beraturan. Gerak ini memiliki percepatan konstan sebesar percepatan gravitasi. Jadi, jawaban yang benar adalah A. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!2rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal! - Contoh soal percepatan kelas 8 akan berisi tentang materi fisika yang membahas gerak suatu merupakan suatu proses perpindahan suatu benda dari satu tempat ke tempat lain. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, ia didefinisikan sebagai sebuah peralihan tempat ataupun kedudukan, baik sekali ataupun berulang kali. Sementara dalam hukum fisika, sebagaimana dikutip dari Aneka Gerak Benda 2019, gerak diartikan sebagai proses perpindahan tempat dari posisi awal ke posisi akhir. Sederhananya, gerak berarti perpindahan posisi. Sebuah benda dikatakan bergerak jika posisinya berubah. Penyebab gerak pun ada berbagai macam, bisa jadi faktor alam seperti tumbuhan yang tertium angina, maupun karena faktor manusia, semisal bergerak karena mesin. Namun, pada dasarnya suatu benda dapat bergerak karena ia diberikan gaya. Seperti didorong, ditarik, maupun digeser. Dalam gerak, suatu benda biasanya memiliki acuan tertentu. Acuan merupakan titik atau posisi awal benda. Jika benda berpindah dari posisi acuan, maka benda dikatakan bergerak. Macam-Macam Gerak Berdasarkan Keadaan Benda Secara umum, berdasarkan keadaan benda atau titik acuannya, gerak dibagi menjadi dua, yakni gerak relatif dan gerak semu. Berikut penjelasannya a Gerak Relatif Gerak relatif maksudnya adalah suatu benda dikatakan bergerak apabila diamati dari titik acuan tertentu, namun belum tentu bergerak jika diamati pada titik acuan yang lain. Contoh gerak pohon terhadap manusia, gerak gedung terhadap kendaraan, gerak kereta api terhadap lintasan, dan lain sebagainya. Gerak relatif sendiri bergantung pada dua konsep yaitu gerak luruh beraturan GLB dan gerak lurus berubah beraturan GLBB - Gerak Lurus BeraturanGerak lurus beraturan atau GLB adalah gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kecepatan konstan tetap. Untuk menghitung persamaan GLB, rumus yang digunakan adalah sebagai berikut v = v2 – v1 s = s2 – s1 v = kecepatan relatif dan s = perpindahan relatif. - Gerak Lurus Berubah BeraturanSementara Gerak Lurus Berubah Beraturan GLBB merupakan gerak benda pada lintasan lurus dengan percepatan yang selalu bertambah dipercepat maupun berkurang diperlambat selama selang waktu tertentu. Rumus v = v2 – v1 s = s2 – s1 a = a2 – a1 v = kecepatan relatif, a = jarak relatif dan s = perpindahan relatif. b Gerak Semu Gerak semu adalah gerak suatu benda yang sebenarnya diam tetapi seolah-olah tampak bergerak. Gerak semu ini biasanya terjadi apabila seorang pengamat berada pada tempat yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Contoh gerakan matahari atas bumi; sebenarnya matahari tidak bergerak, dan justru bumi yang berotasi—membuat seolah-olah matahari mengitari Soal dan Jawaban Gerak Berdasarkan Keadaan Benda Berikut ini contoh soal dan jawaban terkait gerak menurut keadaan benda, yang dirangkum dari Bank Soal Belajar Kemendikbud dan Konsep Dasar Fisika, bagian "Modul 2 Gerak" 1. Suatu benda dikatakan bergerak apabila .... A. jarak benda tidak berubah terhadap benda lain B. kedudukan benda berubah terhadap benda lain C. jarak benda kadang berubah, kadang tetap terhadap benda lain D. kedudukan benda tetap terhadap benda lain Jawaban B 2. Gerak matahari dari timur ke barat merupakan contoh gerak ... A. rata-rata B. sebenarnya C. semu D. dipercepat Jawab C 3. Ali naik kereta api dari Jakarta ke Surabaya. Pernyataan berikut ini benar, kecuali ... A. Ali diam terhadap kursi tempat duduknya B. Ali bergerak terhadap stasiun C. Kereta api bergerak terhadap stasiun D. Ali bergerak terhadap masinis Jawaban D 4. Saat sebuah benda bergerak dengan kecepatan tetap, maka . . . . A. resultan gaya yang bekerja pada benda nol B. resultan gaya yang bekerja pada benda tidak sama dengan nol C. percepatan benda tidak sama dengan nol D. percepatan benda sama dengan nol Jawaban D 5. Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan rata-rata 80 km/jam selama 60 menit. Jarak yang ditempuh mobil tersebut adalah .... A. 20 km B. 40 km C. 80 km D. 140 km Jawaban C 6. Budi berlari dengan kelajuan 6 m/s. Berapa selang waktu yang dibutuhkan Budi untuk berlari sejauh 1,5 km ? A. 90 sekon B. 120 sekon C. 180 sekon D. 250 sekon Jawaban D 7. Jarum spidometer pada sebuah mobil menunjukkan angka 60, berarti ... A. kelajuan mobil 60 km/jam B. kecepatan mobil 60 km/jam C. jarak yang ditempuh mobil 60 km setiap jam D. kecepatan rata-rata mobil 60 km/jam Jawaban B 8. Sifat kelembaman benda dapat diartikan . . . . A. jika benda jatuh, maka arahnya selalu menuju pusat bumi B. benda selalu ingin berubah keadaannya C. benda cenderung mempertahankan keadaan yang diam atau bergerak D. benda selalu cenderung akan bergerak Jawaban C 9. Seseorang berlari selama 10 sekon, posisinya berubah dari 30 m menjadi 50 m. Kecepatan rata-rata orang berlari tersebut adalah …. A. 2 m/s B. 5 m/s C. 10 m/s D. 20 m/s Jawaban A 10. Percepatan adalah … A. jarak yang ditempuh setiap satuan waktu B. pengurangan kelajuan setiap satuan waktu C. kecepatan rata-rata D. perubahan kecepatan tiap selang waktu tertentu Jawaban A 11. Kereta api bergerak dengan kecepatan 80 m/s menuju stasiun. Kereta api tersebut perlahan-lahan direm hingga selang 20 sekon berhenti karena telah sampai di stasiun. Besar percepatannya adalah . . . . m/s2 A. 8 B. -4 C. -8 D. 4 Jawaban -4 12. Sebuah balok yang massanya 4 Kg ditarik oleh gaya sebesar 24 N. Percepatan yang dialami benda sebesar . . . . A. 4 m/s2 B. 6 m/s2 C. 2 m/s2 D. 8 m/s2 Jawaban B 13. ”Benda yang mengalami gaya akan memperoleh percepatan yang besarnya berbanding lurus dengan besar gaya dan berbanding terbalik dengan massanya”. Ini merupakan bunyi hukum . . . . A. Newton III B. Archimedes C. Newton II D. Newton I Jawaban C 14. Seorang olahragawan bergerak dari titik A ke titik C lintasan AC sejauh 120 meter. Dari titik C, ia berbalik dan berhentik di titik B lintasan BC yang berjarak 70 meter. Perpindahan olahragawan tersebut adalah. . . . A. +190 B. +100 C. -70 D. +50 Jawaban A 15. Sebuah benda yang sedang bergerak dengan kecepatan 30 m/s mengalami percepatan tetap selama 5 sekon sampai mencapai kecepatan akhir 50 m/s. Percepatan yang dialami benda tersebut adalah …. A. 2 m/s2 B. 4 m/s2 C. 6 m/s D. 8 m/s2 Jawaban BContoh Soal dan Jawaban Materi Fisika Gerak Lurus Beraturan GLB-GLBB 1. Suatu benda dikatakan bergerak apabila ....A. jarak benda tidak berubah terhadap benda lainB. kedudukan benda berubah terhadap benda lainC. jarak benda kadang berubah, kadang tetap terhadap benda lainD. kedudukan benda tetap terhadap benda lainJawaban B kedudukan benda berubah terhadap benda lain2. Yang termasuk gerak lurus berubah beraturan adalah ....A. mobil berjalan pada jalan pada jalan tolB. benda jatuhC. orang berjalanD. kapal berlayarJawaban B Benda jatuh3. Saat sebuah benda bergerak dengan kecepatan tetap, maka . . . .A. resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nolB. resultan gaya yang bekerja pada benda tidak sama dengan nolC. percepatan benda tidak sama dengan nolD. percepatan benda sama dengan nolJawaban D percepatan benda sama dengan nol4. Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan rata-rata 80 km/jam selama 60 menit. Jarak yangditempuh mobil tersebut adalah ....A. 20 kmB. 40 kmC. 80 kmD. 140 kmJawaban C 80 km5. Budi berlari dengan kelajuan 6 m/s. Berapa selang waktu yang dibutuhkan Budi untuk berlarisejauh 1,5 km ?A. 90 sekonB. 120 sekonC. 180 sekonD. 250 sekonJawaban D 250 sekon6. Jarum spidometer pada sebuah mobil menunjukkan angka 60, berarti ...A. kelajuan mobil 60 km/jamB. kecepatan mobil 60 km/jamC. jarak yang ditempuh mobil 60 km setiap jamD. kecepatan rata-rata mobil 60 km/jamJawaban B kecepatan mobil 60 km/jam7. Seseorang berlari selama 10 sekon, posisinya berubah dari 30 m menjadi 50 m. Kecepatan rata-rata orang berlari tersebut adalah ….A. 2 m/sB. 5 m/sC. 10 m/sD. 20 m/sJawaban A 2 m/s8. Sebuah benda yang sedang bergerak dengan kecepatan 30 m/s mengalami percepatan tetap selama 5 sekon sampai mencapai kecepatan akhir 50 m/s. Percepatan yang dialami benda tersebut adalah ….A. 2 m/s2B. 4 m/s2C. 6 m/sD. 8 m/s2Jawaban B 4 m/s29. Sebuah mobil mengalami perlambatan konstan, kecepatan mula-mula 90 km/jam. Setelah menempuh jarak 100 m kecepatannya menjadi 54 km/jam. Jarak yang masih harus ditempuh sampai mobil berhenti adalah ... .A. 60,50 mB. 65,60 mC. 56,25 mD. 53,25 mJawaban C 56,25 m10. Sebuah benda bergerak dengan kecepatan 36 km/jam, jarak yang ditempuh benda selama 10 sekon adalah ....A. 100 mB. 3600 mC. 360 mD. 10 mJawaban A 100 mBaca juga Materi Pembelahan Sel Kelas 9 Tujuan & Tahapan Meiosis-Mitosis Contoh Soal & Jawaban Hukum Newton 1, 2, 3 Materi Fisika Kelas 10 - Pendidikan Kontributor Ahmad EfendiPenulis Ahmad EfendiEditor Yandri Daniel DamaledoPenyelaras Yulaika Ramadhani & Yulaika Ramadhani

gerak dipercepat beraturan terjadi pada